Perbedaan Marketplace dengan Toko Online

  • 4 min read
  • Mei 02, 2022
perbedaan-marketplace-toko-onlne-etalastok.com.jpg

Jual beli online sudah menjadi hal yang biasa kita lakukan saat ini, biasanya kita melakukan transaksi di Marketplace atau toko online. Tapi untuk beberapa orang terkadang masih bingung cara bertransaksi dan cara sistem bekerja antara penjual dan pembeli yang ada di Marketplace atau di Toko Online. Dalam hal ini saya akan membahas lebih banyak dari sisi penjual yah dan sedikit dari sisi pembeli.

Apa itu marketplace?

Marketplace merupakan sebuah platform jual beli, bisa dalam bentuk website ataupun aplikasi dengan sistem yaitu didalamnya banyak penjual dalam satu platform.

Marketplace jika diibaratkan seperti pasar, dimana dalam satu pasar terdapat beberapa penjual dengan produk yang berbeda atau bahkan sama dengan harga yang bisa sama pula.

Contoh Marketplace yang sudah populer di Indonesia diantaranya, Tokopedia, Shopee, Bukalapak, dan Lazada. Adapun marketplace yang mencakup jangkauan Internasional seperti, Amazon, Ebay, Alibaba dan Shopify.

Apa itu toko online atau online store?

Sedangkan toko online atau online store adalah website atau aplikasi jual beli yang dimiliki oleh satu owner/pemilik toko online yang didalamnya hanya ada satu penjual yang hanya menjual produk toko online tersebut. Toko online itu bisa diibaratkan sebagai satu toko disebuah ruko yang menjual produk pemilik tokonya sendiri.

Toko online yang sudah terkenal contohnya seperti Fabelio dan Dekoruma yang bergerak dibidang penjualan furniture. Sedangkan Zalora dan ZIlingo yang menjual semua jenis fashion pria dan wanita,

Kelebihan dan Kekurangan Marketplace

Sekarang ini sudah banyak sekali platform marketplace di Indonesia selain yang sudah saya sebutkan sebelumnya, bahkan aplikasi-aplikasi tersebut terus berkembang pesat beberapa tahun belakangan.

Dengan itu Anda harus memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bisa berbisnis di dalamnya. Tapi sebelum itu, perlu diketahui kekurangan dan kelebihannya terlebih dahulu.

Kelebihan Jualan Online di Marketplace

Ada beberapa kelebihan yang bisa Anda dapatkan ketika ingin menjual produk secara online di marketplace khususnya yg ada di Indonesia. Berikut ini kelebihannya!

  • Untuk berjualan tidak Membutuhkan Modal Banyak

Ketika Anda ingin terjun ke bidang bisnis, pasti memikirkan modal yang harus disediakan ketika ingin memulainya. Namun, jika masuk ke dalam marketplace, dimana modal yang dibutuhkan pun sedikit atau minim. Karena bisa menjadi seorang reseller atau dropshipper tanpa mengeluarkan banyak modal.

Pembagian profit yang akan Anda dapatkan tidak lebih dari 3% saja. Selain itu, layanan serta fitur maupun jangkauan pasarnya pun sudah sangat luas. Tidak perlu lagi mencari konsumen agar produk bisa terjual habis. Sebab, para pengguna aplikasi tersebut pun sudah banyak.

  • Sistem sudah dibuat secara lengkap

Ketika sudah mendaftar menjadi penjual, pengguna tinggal fokus terhadap bisnisnya, karena semua sistem yang dibutuhkan untuk penjalankan bisnis sudah tersedia dan siap pakai. Tetapi dengan kemudahan tersebut pihak marketplace biasanya mempunyai aturan-aturan yang wajib dipatuhi oleh pengguna khususnya penjual salah satunya memberlakukan biaya admin untuk setiap penjualan yang berhasil.

Selain itu banyak lagi peraturan-peraturan yang di tentukan oleh pihak marketplace terhadap penjual atau pelaku bisnis, dan berbeda peraturan setiap marketplace yang satu dengan yang lainnya.

  • Tidak Membutuhkan Strategi untuk Marketing

Dalam berbisnis, pastinya membutuhkan strategi marketing yang membantu Anda menarik minat konsumen maupun calon konsumen agar tertarik untuk melakukan pembelian pada produk. Jika berjualan di marketplace, pengguna tidak membutuhkan hal tersebut.

Di sana, sudah ada banyak cara yang bisa Anda gunakan untuk menawarkan produk agar mampu menarik minat pelanggan. Misalnya, menyediakan gratis ongkir dengan syarat tertentu dan promo besar-besaran secara berkala dan waktu tertentu.

  • Pembeli sangat mudah mencari berbagai jenis barang

Dari sisi pembeli memang sangat banyak keuntungannya, seperti banyaknya pilihan metode pembayaran, banyaknya pilihan pengiriman, dan yang paling terasa manfaatnya bagi pembeli yaitu tersedianya produk-produk sejenis dengan bermacam-macam harga, dengan adanya fitur rekomendasi dari sistem sebgai pembeli sangat dimanjakan sekali.

Kekurangan Jualan Online di Marketplace

Kekurangannya yg pertama yaitu banyak saingan, karena banyaknya pengguna atau pebisnis yang menggunakan aplikasi tersebut, tentu akan banyak sekali kompetitor atau pesaing di dalamnya.

Selain itu, kekurangan lainnya yang bisa Anda jadikan pertimbangan adalah tidak bisa melakukan retargeting. Hal ini berkaitan dengan informasi harga, deskripsi produk, tata cara pengiriman barang, dan juga cara transaksi yang berlaku di dalamnya. Tidak ada pelanggan setia pada bisnis ini hahaha 🙂 .

Kelebihan dan Kekurangan Toko Online

Kelebihan berjualan di Toko Online

  • Cakupan pemasaran lebih luas

Ketika pelaku bisnis pempunyai toko online, berarti secara tidak langsung mereka sudah mempublikasikan bisninya secara global ke seluruh dunia. Kenapa? Karena ketika toko online sudah bersifat publish/online di internet maka seluruh dunia bisa mengaksesnya hanya dengan mengetahui URL domain toko online tersebut, keren gak tuh.

  • Lebih Eksklusif dan lebih meyakinkan calon pembeli

Saya sebagai pembeli yang sudah biasa dan tau seluk beluk tentang ecommerce pasti tidak sembarangan melakukan transaksi secara online.

Hal yang pertama dilihat yaitu profile penjual, seperti mempunyai website company profile yg profesional. Tentang perusahaan atau bisnisnya di mesin pencarian dan juga testimoni para pelanggan.

  • Mempunyai kepemilikan secara penuh

Mulai dari cara promosi, menentukan harga, hingga tampilan toko online sepenuhnya bisa di kelola oleh pemilik toko online tanpa ada batasan, tentu dengan cara tehnikal yang khusus.

  • Keuntungan penjualan sepenuhnya milik owner

Margin penjualan tidak dikurangi atau dibebani dengan biaya admin seperti halnya Marketplace.

Kekurangan berjualan di Toko Online

  • Perlu biaya lebih untuk membangun platform

Karena sistem penjualan dibuat dari awal atau mungkin dibangun untuk bisnis yang menyesuaikan bisnis sendiri maka dibutuhkan biaya yang tidak sedikit.

  • Perlu keahlian lebih secara mandiri

Untuk mebuat atau mengembangkan toko online diperlukan keahlian khususnya bidang Teknologi informasi. Tapi, karena mempelajari keahlian tersebut diperlukan banyak biaya dan waktu lama, biasanya para pembisnis menggunakan tenaga profesional seperti software house atau software developer atau bahkan merekrut tim khusus.

  • Membutuhkan efort yang lebih untuk membangun branding

Karena semua bagian mendapat perhatian termasuk branding, yang akan terasa sulit jika memang brand atau merek yang akan di publish di toko online tersebut adalah brand baru. Karena harus memperkenalkan domain dan keyword agar bisa mudah ditemukan ketika calon pembeli mencari di search engine.


Itu tadi informasi berkaitan dengan perbedaan antara marketplace dan toko online serta penjelasan lengkap lainnya. Semoga dengan penjelasan tersebut sekarang Kamu sudah mengetahui jelas perbedaan antara marketplace dan toko online.
Manfaatkan peluang ini juga untuk mencari tambahan pendapatan atau mungkin menjadi bisnis utama Kamu dengan cara bejualan online di marketplace atau toko online.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.